Pasukan Carlo Ancelotti mengalahkan rival lokalnya Atletico Madrid 4-1 di final Liga Champions pertama antara dua tim.
Era Manajerial Zidane
Zinedine Zidane menjadi manajer Real Madrid pada Januari 2016 setelah kepergian Rafael Benitez.
Dalam dua setengah musim bertugas, Zidane juga memenangkan satu gelar liga, satu Supercopa de Espana, dua Piala Super UEFA dan dua Piala Dunia Antarklub FIFA.
Penunjukan Julen Lopetegui sebagai pengganti Zidane tidak bertahan lama karena pria Spanyol itu dipecat setelah hanya bermain 14 pertandingan dan digantikan oleh Santiago Solari.
Meskipun memenangkan sebagian besar pertandingannya dan mengklaim Piala Dunia Antarklub FIFA, Real Madir berpisah dengan pelatih Argentina itu setelah kurang dari lima bulan bertugas.
Apa yang menyebabkan kepergiannya adalah satu minggu yang terik di mana Real tersingkir dari Copa del Rey oleh Barcelona.
Kemudian kalah lagi di liga (yang membuka selisih 12 poin dalam perburuan gelar) dan tersingkir dari Liga Champions di Liga Champions di tangan Ajax.
Zidane kembali ke klub untuk mencoba memulihkan ketenangan di tengah badai.
Pelatih asal Prancis itu memberikan dampak yang kuat, membawa Los Blancos meraih gelar liga pada 2019/20 dan juga mengklaim Supercopa de Espana.
Namun, ia meninggalkan Bernabeu pada akhir musim 2020/21, dengan mengatakan klub “tidak lagi memiliki kepercayaan” terhadap dirinya. Hal itu setelah dia gagal memenangkan trofi pada periiode tersebut.
Ia digantikan sebagai pelatih kepala oleh Carlo Ancelotti.
Lebih Banyak Trofi Di Bawah Ancelotti
Ancelotti telah meraih kesuksesan di Eropa dan domestik, termasuk Decima, Real selama periode pertamanya di klub antara 2013-15.
Namun ia sempat gagal menjuarai La Liga.
Ancelotti kini telah memenangkan seluruh enam trofi utama yang tersedia di Real Madrid.
Yang terpenting, Ancelotti mendalangi kemenangan Real yang ke-14 di Piala Eropa, setelah perjalanan dramatis melewati babak sistem gugur Liga Champions.