PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Perguruan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) baru-baru ini mengadakan kegiatan Gashuku dan ujian kenaikan sabuk hitam tingkat nasional 2023.
Acara tersebut berlangsung pada tanggal 30 November hingga 3 Desember 2023, diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari Pengurus Daerah Inkanas se-Indonesia.
Brigjen Rudy, yang mewakili Ketua Umum PB Inkanas, secara resmi membuka kegiatan Gashuku dan ujian kenaikan sabuk hitam tingkat nasional 2023.
Baca Juga: Sejarah Karate Aliran Kyokushin, Didirikan Masutatsu Oyama dan Terkenal Keras
Acara ini juga dihadiri oleh pejabat daerah Jawa Barat, Koni Jawa Barat, beberapa perguruan, anggota Dewan Guru, dan Majelis Tinggi Dewan Guru.
Ketua Dewan Guru Nasional Inkanas, Shihan Bagoes Ellan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan fondasi bagi perguruan Inkanas dalam meraih prestasi di tingkat dunia.
Baca Juga: Sejarah Karate, Tak Bisa Terlepas dari Okinawa dan Gichin Funakoshi
Wakil Ketua Majelis Tinggi Dewan Guru, Shihan Ellong Candra, menegaskan bahwa peserta Gashuku harus mendapatkan materi berkualitas, mencakup aspek fisik, teknik, mental, organisasi, dan ujian kenaikan tingkat mulai dari DAN 1 hingga DAN VI.
Sebagai afiliasi Japan Karate Shotokan (JKS), Perguruan Inkanas setiap tahunnya bekerja sama dengan JKS untuk mengembangkan teknik karate.
Baca Juga: Sejarah Karate Aliran Kyokushin, Didirikan Masutatsu Oyama dan Terkenal Keras
Kontribusi Inkanas terlihat dalam berbagai kompetisi, seperti SEA Games, Asian Games, AKF, WKF, dan kejuaraan internasional lainnya.
Pada SEA Games 2023 di Kamboja, Sandy Firmansyah berhasil meraih medali emas dalam kelas Kumite 84 Kg putra, sementara Tyara Sandy meraih medali perak dalam kejuaraan Asian Kurata Federation (AKF).
Selain itu, Ananda Atar meraih medali emas pada kelas Kata Perorangan Pemula dalam kejuaraan internasional di Portugal. ***