PONTIANAKGLOBE.COM, LONDON -- Dalam pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Chelsea, terjadi banyak peristiwa kontroversial yang melibatkan lima gol yang dianulir oleh VAR, dua kartu merah, dan akhirnya Chelsea memenangkan pertandingan 4-1 melawan Tottenham Hotspur.
Baca Juga: Hak Istri dalam Perceraian, Pelajaran dari Kasus Lulu Tobing
Pertandingan ini berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, London, pada Selasa, 7 November 2023 dini hari waktu Indonesia Barat (WIB), dan menjadi pertandingan yang sangat sengit dengan peran penting VAR dan pengeluaran dua kartu merah oleh wasit Michael Oliver, ditambah dengan tujuh kartu kuning.
Di babak pertama, Tottenham Hotspur unggul terlebih dahulu dengan gol Dejan Kulusevski pada menit ke-6 setelah menerima umpan dari Pape Matar Sarr, sehingga menghasilkan skor 1-0.
Baca Juga: Hak Istri dalam Perceraian, Pelajaran dari Kasus Lulu Tobing
Namun, pada menit ke-14, gol kedua yang tampaknya dicetak oleh Son Heung-min dianulir oleh wasit garis karena offside.
Meskipun Tottenham unggul, Chelsea terus menekan dan mencoba menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Kembali di Ujung Perpisahan, Perjalanan Cinta Lulu Tobing Ternyata Pernah Cinlok dengan Ari Wibowo
Pada menit ke-21, Raheem Sterling tampaknya mencetak gol untuk Chelsea, tetapi gol tersebut juga dianulir setelah pemeriksaan VAR karena handball oleh Sterling sebelum mencetak gol.
Chelsea terus menekan dan pada menit ke-27, mereka diberikan penalti.
Semua bermula dari gol Moises Caicedo yang dianulir karena offside, tetapi VAR mendeteksi pelanggaran selama proses tersebut.
Baca Juga: Lulu Tobing dan Bani Mulia Maulana Diberi Waktu 2 Minggu untuk Mediasi
Enzo Fernandez dilanggar oleh Cristian Romero, yang akhirnya mengakibatkan kartu merah untuk Romero dan penalti untuk Chelsea.
Cole Palmer mengonversi penalti tersebut pada menit ke-35 dan mengubah skor menjadi 1-1.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.