Sebut saja ada kiper Stole Dimitrievski yang bermain di klub Spanyol Rayo Valecano hingga ada nama gelandang tengah Napoli Eljif Elmas.
Namun jalannya pertandingan Makedonia Utara vs Italia sungguh luar biasa.
Bagaimana Makedonia Utara berhasil menahan imbang klub papan atas dunia Italia.
Italia asuhan Luciano Spalletti menguasai babak pertama dalam pertandingan debutnya sebagai pelatih kepala, namun mereka tidak mampu menemukan jalan keluar meski terdapat banyak peluang.
Bryan Cristante nyaris mencetak gol dalam dua kesempatan dari tendangan sudut, sementara Sandro Tonali membentur bagian dalam tiang ketika dikirim ke gawang.
Makedonia Utara mempertahankan ancaman konstan melalui serangan balik, dan mereka seharusnya bisa unggul ketika Bojan Miovski ditemukan bebas di tiang belakang, namun sang penyerang tidak bisa mengarahkan sundulannya tepat sasaran.
Segalanya berubah bagi tim tamu tepat setelah turun minum ketika kapten baru Ciro Immobile melakukan sundulan untuk menjadikan skor 1-0 setelah tendangan voli berputar dari Nicolò Barella membentur mistar.
Meskipun ada tekanan lebih lanjut, mereka tidak dapat segera menambah keunggulan mereka, dan mereka hampir kebobolan pada menit ke-66 ketika gelandang Napoli Elif Elmas berusaha merusak malam mantan manajernya namun tendangan melengkungnya masih melebar.
Baca Juga : David Silva Sebut Hanya Arsenal yang bisa Tantang Manchester City untuk Raih Gelar Liga Premier
Seiring berjalannya pertandingan, momentum mulai beralih ke tuan rumah yang berusaha menyamakan kedudukan, sementara Italia mulai terlihat gugup dan kebobolan beberapa kali tendangan bebas di area berbahaya.
Mereka akhirnya harus membayar dengan 10 menit tersisa ketika Enis Bardhi melepaskan tendangan bebas sempurna ke sudut jauh, meninggalkan Gianluigi Donnarumma tanpa peluang.
Pada akhirnya, ini adalah hasil yang tidak memberikan keuntungan besar bagi kedua tim.
Italia masih bisa menyamai Ukraina di peringkat kedua jika mereka memenangkan pertandingan yang belum dimainkan.
Sementara Makedonia Utara memiliki poin yang sama dengan Italia, setelah memainkan satu pertandingan lebih banyak.