PONTIANAKGLOBE.COM, MADRID --Real Madrid dikabarkan telah memberikan izin kepada Raul Gonzales untuk mengadakan diskusi dengan Villarreal terkait posisi manajerial mereka yang kosong.
Pelatih berusia 46 tahun ini dianggap sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah Real Madrid.
Saat masih bermain di Real Madrid, Raul Gonzales menyumbangkan 323 gol dalam 741 penampilannya di semua kompetisi.
Raul Gonzales telah mentransfer ilmunya ke tim muda Los Blancos, bersama tim klub Castilla sejak 2019.
Selain membimbing klub ke UEFA Youth League di musim pertamanya, Raul Gonzales telah mencatatkan 58 kemenangan dari 135 pertandingan sebagai pelatih.
Namun, reputasinya yang semakin berkembang di ruang istirahat membuat Raul Madrid selalu dianggap sebagai opsi untuk peran pelatih kepala di tim utama kapan pun tersedia.
Apalagi manajer Real Madrid saat ini Carlo Ancelotti diduga akan meninggalkan Real Madrid pada akhir musim 2023-2024.
Kepergian Carlo Ancelotto akan memberikan opsi kepada presiden Real Madrid Florentino Perez apakah akan memutuskan mempromosikan Raul Gonzales sebagai pelatih kepala Real Madrid suksesor Carlo Ancelotti.
Namun demikian, menurut Marca, tampaknya legenda sepak bola Spanyol itu akan segera pindah ke raksasa La Liga lainnya.
Setelah memulai musim dengan tiga kekalahan dalam empat pertandingan, Villarreal telah memecat Quique Setien dan tampaknya mengincar Raul Gonzales.
Setien baru menjabat sejak Oktober, namun mantan bos Barcelona itu hanya mempersembahkan 18 kemenangan dari 39 pertandingan, kalah dalam 15 kesempatan.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa para pejabat Real telah memberikan izin kepada Raul Gonzales untuk mengadakan diskusi dengan rekan-rekan mereka di klub Kapal Selam Kuning.
Raul Gonzales dikatakan tertarik untuk mengambil tantangan di Estadio de la Ceramica, salah satu yang paling menarik di negara ini di luar Real dan Barcelona.
Meski begitu, laporan tersebut menambahkan bahwa mantan penyerang tersebut telah menolak sejumlah tawaran dalam beberapa bulan terakhir dan tidak terburu-buru meninggalkan perannya di ibu kota.
Keputusan diperkirakan akan diambil relatif cepat karena Villarreal ingin memiliki pelatih kepala baru sebelum jeda internasional berakhir. ***