Perjalanan Spiritual Djibril Cissé Eks Pemain Liverpool, Dari Islam ke Katolik di Usia Muda

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 13:02 WIB
Momen saat Djibril Cisse bertukar jersey dengan mega bintang LIonel Messi (Instagram/@djibrilcisse1981)
Momen saat Djibril Cisse bertukar jersey dengan mega bintang LIonel Messi (Instagram/@djibrilcisse1981)

PONTIANAKGLOBE.COM, LIVERPOOL -- Legenda Liverpool, Djibril Cisse, memiliki perjalanan spiritual yang menarik.

Lahir dalam keluarga Muslim, ia memutuskan untuk pindah agama menjadi Kristen Katolik pada usia 15 tahun.

Baca Juga: Mahalini Ungkap Perjuangan Pasca Operasi Plastik, Kini Kembali Bersinar di Atas Panggung

Awalnya, ada rumor yang menyebutkan bahwa Cisse meninggalkan Islam karena pengaruh istrinya, Jude Litter, yang dinikahinya pada 18 Juni 2005.

Namun, sebenarnya jauh sebelum pernikahannya, Cisse sudah memutuskan untuk pindah agama.

Cisse lahir di Prancis dari orang tua yang berasal dari Pantai Gading dan beragama Islam.

Baca Juga: Drastis! Putri Marino Potong Pendek Rambutnya Demi Jadi Polwan Tangguh

Namun, setelah ayahnya meninggal, ia merasa kehilangan panutan dalam beragama.

"Saya tidak diajari agama Islam. Ayah saya sudah meninggal dunia, jadi saya tidak punya panutan agama," ujarnya kepada Valeurs.

Saat bergabung dengan tim akademi Nimes pada tahun 1996, Cisse mulai mempelajari agama Katolik dan akhirnya memutuskan untuk berpindah agama.

Baca Juga: Andika Rosadi, dari Cibiran Pengangguran hingga Gugatan Cerai oleh Nisya Ahmad

"Di usia 15 tahun, saya bilang pada ibu saya, 'Saya rasa saya menemukan agama saya, dan itu bukan Islam'. Ibu saya mengerti," jelas Cisse.

Meski berpindah agama, Cisse mengaku tidak mendapatkan reaksi negatif dari komunitas di kampung halamannya di Pantai Gading.

"Saya jelaskan kepada orang-orang, mereka mengerti dan menerimanya. Agama saya urusan saya, saya tidak merugikan siapapun," ungkapnya.

Selama karirnya, Cisse pernah bermain untuk Liverpool, Marseille, Sunderland, Panathinaikos, Queens Park Rangers, Bastia, dan klub Amerika Serikat, Panathinaikos Chicago.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X