PONTIANAKGLOBE.COM, PRANCIS -- Paul Pogba, gelandang Juventus, telah lama tidak terdengar kabarnya setelah menerima sanksi doping pada musim 2023/2024.
Dalam sebuah wawancara terbaru, Pogba menyatakan dirinya merasa sudah 'selesai'.
Pogba seharusnya menjadi bagian dari skuad Timnas Prancis di Euro 2024, bersama dengan Antoine Griezmann.
Mereka diharapkan bisa membawa Prancis meraih kesuksesan seperti di Piala Dunia 2018.
Namun, nasib buruk menimpanya.
Badan antidoping Italia menemukan zat DHEA dalam tubuhnya saat pemeriksaan acak, dan Pogba dinyatakan bersalah.
Baca Juga: Tragis! Dump Truk Tabrak Sepeda Motor di Ketapang, 2 Warga Tewas
Pada Februari 2024, Pogba resmi menerima sanksi empat tahun larangan bermain sepak bola karena doping.
Dengan usia 31 tahun, kariernya mungkin akan berakhir lebih cepat.
Pogba membantah tuduhan tersebut, tetapi hukuman tetap dijatuhkan.
Dalam wawancara baru-baru ini, Pogba mengungkapkan kekecewaannya dengan kondisi yang dialaminya.
"Sepak bola itu indah, tetapi kejam. Anda bisa melakukan sesuatu yang hebat dan keesokan harinya Anda bukan siapa-siapa," kata Pogba, dikutip dari Sportskeeda.
"Saya sudah selesai, saya sudah mati. Paul Pogba sudah tidak ada lagi," tegasnya.
Artikel Terkait
Paul Pogba Gelandang Juventus Diskors karena Langgar anti-Doping, Ancaman Hukumannya Bikin Kaget
Paul Merson Beri Peringatan kepada Xabi Alonso, Berpotensi Menyesal
Ronaldo Bawa Portugal Melaju ke 16 Besar Euro 2024, Ikuti Jejak Jerman dan Spanyol
Portugal Menaklukkan Turki di Signal Iduna Park, Amankan Tiket 16 Besar Euro 2024
37 Tahun Tak Mengendurkan Semangat, Messi Berburu Trofi Copa America 2024
Cristiano Ronaldo Raja Euro: Catat Koleksi Rekor Sang Legenda