Penyesalan Terdalam Manuel Pellegrini saat Menangani Real Madrid, Poin Tertinggi Sepanjang Sejarah Klub Tapi Gagal Juara Dihajar Barcelona

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 8 Desember 2023 | 19:58 WIB
Manuel Pellegrini yang sekarang menjadi pelatih Real Betis. Sebelumnya pernah menjadi pelatih Real Madrid.
Manuel Pellegrini yang sekarang menjadi pelatih Real Betis. Sebelumnya pernah menjadi pelatih Real Madrid.

PONTIANAKGLOBE.COM, MADRID -- Manuel Pellegrini, pelatih berusia 70 tahun dengan reputasi terkemuka di Eropa, mengakui satu penyesalan terbesarnya dalam karier kepelatihannya yang telah berjalan selama 35 tahun.

Baca Juga: Superstar Napoli Khvicha Kvaratskhelia Bermimpi Pindah ke Real Madrid

Manuel Pellegrini, yang telah melatih berbagai tim di seluruh dunia, termasuk di Chile, Argentina, LaLiga Spanyol, Liga Premier Inggris, hingga Liga China, mencatat prestasi gemilangnya ketika memimpin Manchester City pada periode 2013-2016.

Bersama The Citizens, ia meraih satu gelar Premier League dan dua trofi Carabao Cup.

Namun, dalam sebuah wawancara dengan media Spanyol, Diario AS, Manuel Pellegrini mengungkapkan penyesalan terbesarnya, yaitu kegagalan membawa Real Madrid meraih gelar LaLiga Spanyol.

Baca Juga: Manajer Real Madrid Carlo Ancelotti Pastikan Jude Bellingham Siap Bermain Lawan Granada

Saat itu, Real Madrid sedang membangun "Los Galacticos" kembali dengan kedatangan bintang-bintang besar seperti Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka, Karim Benzema, dan Xabi Alonso.

Pada 2 Juni 2009, Manuel Pellegrini diangkat sebagai pelatih Real Madrid oleh Presiden Real Madrid Florentino Perez, menggantikan posisi Juande Ramos.

Baca Juga: Manajer Real Madrid Carlo Ancelotti Puji Jude Bellingham, Dia Miirp dengan Kaka’

Langkah ini diikuti dengan kedatangan pemain bintang seperti Kaka dari AC Milan.

Pellegrini memotivasi transfer tersebut dengan menyatakan, "Jika kita ingin memenangkan Liga Champions dan menjadi tim terbaik di dunia, maka kita membutuhkan pemain terbaik dunia."

Meskipun penuh harapan dan telah mengumpulkan sejumlah bintang dunia, Pellegrini dipecat pada tanggal 27 Mei 2010.

Baca Juga: Real Madrid Lolos ke 16 Besar Liga Champions sebagai Juara Grup C

Keputusan ini diambil karena dianggap tidak mampu mencapai hasil yang diinginkan, terlepas dari investasi besar dalam skuad.

Meskipun demikian, secara historis, Pellegrini berhasil membawa skuad Los Blancos mencatat rekor 96 poin, yang merupakan poin tertinggi dalam sejarah klub.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: football-espana.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X