Jurgen Klopp Frustrasi karena Kekalahan Liverpool di Markas Toulouse dan Gangguan Suporter saat Konpres

photo author
Tim Pontianak Globe 01, Pontianak Globe
- Jumat, 10 November 2023 | 22:18 WIB
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp (ANTARA FOTO/REUTERS/Phil Noble/rwa)
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp (ANTARA FOTO/REUTERS/Phil Noble/rwa)

PONTIANAKGLOBE.COM, PRANCIS -- Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, merasa frustrasi setelah timnya mengalami kekalahan 2-3 dari Toulouse dalam pertandingan Grup E Liga Europa 2023/2024.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadium de Toulouse pada Jumat, 10 November 2023 dini hari.

Baca Juga: Aurelie Moeremans dan Wika Salim Memukau di Pembukaan Piala Dunia U-17 2023

Kesalahan performa sendiri menjadi alasan utama kekalahan Liverpool, menurut Klopp.

Dia menyatakan bahwa timnya kurang agresif dan terlalu mudah kehilangan bola, yang berakibat pada kebobolan tiga gol.

Namun, kekecewaan Klopp tidak hanya terkait dengan hasil pertandingan.

Baca Juga: Profil Sabreena Dressler, Pesepak Bola Keturunan yang Direkrut Klub Australia Kini Duta Piala Dunia U-17 2023

Saat melakukan konferensi pers setelah laga, Klopp merasa terganggu oleh nyanyian suporter Toulouse yang membuat kebisingan.

Konferensi pers dilakukan di luar stadion, dan keputusan UEFA ini dianggap sebagai penyebab kekacauan.

Dalam konferensi pers tersebut, Klopp kesulitan mendengar pertanyaan atau terjemahan dari interpreter karena teriakan suporter yang menggema.

Baca Juga: Film The Marvels Menuai Pujian dari Kritikus Sebelum Rilis Secara Global

Klopp juga mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap keputusan mengadakan konferensi pers di luar stadion.

Meskipun kesal dengan kekalahan dan situasi konferensi pers yang kacau, Klopp memberikan pujian kepada Toulouse yang dianggapnya layak meraih kemenangan.

Baca Juga: Ulasan Film The Marvels: Ketika Tiga Kekuatan Bersatu...

Dia menyebut bahwa Toulouse berjuang lebih keras dan pantas mendapatkan hasil positif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BBC Sport, Mirror UK

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X