PONTIANAKGLOBE.COM, ITALIA -- Mantan pelatih kepala Chelsea, Inter Milan dan Tottenham Hotspur Antonio Conte dilaporkan menolak kesempatan untuk menggantikan Rudi Garcia sebagai manajer Napoli.
Menyusul kepergian manajer pemenang gelar Serie A Luciano Spalletti pada musim panas, Rudi Garcia – yang sebelumnya bertanggung jawab atas Lyon dan Al-Nassr – harus menjalani tindakan yang sangat sulit di Naples.
Pria berusia 59 tahun itu meninggalkan Arab Saudi setelah kurang dari satu tahun untuk memimpin juara Italia itu dengan kontrak berdurasi dua tahun, namun timnya telah melakukan kesalahan di awal musim.
Rudi Garcia telah memimpin Napoli meraih lima kemenangan dari 10 pertandingan pembukaan mereka musim ini, termasuk empat kemenangan, dua kali seri dan dua kekalahan dari delapan pertandingan Serie A, membuat Partenopei berada di peringkat kelima dan tujuh poin di belakang pemimpin klasemen AC Milan.
Baca Juga: Real Madrid Pilih Xabi Alonso Pelatih Bayer Leverkusen Gantikan Carlo Ancelotti di Bernabeu
Napoli berhasil melewati Braga dalam pertemuan pembuka Liga Champions sebelum menderita kekalahan kandang 3-2 dari Real Madrid pada matchday kedua, dan masalah Garcia tidak hanya terbatas pada penampilan timnya di lapangan.
Selama pertandingan keenamnya sebagai pelatih melawan Bologna, Rudi Garcia dan striker bintang Victor Osimhen terlibat perang kata-kata setelah Rudi Garcia menggantikan pemain Nigeria tersebut, meskipun ia segera mengecilkan insiden tersebut.
Namun demikian, presiden Partenopei Aurelio de Laurentiis dikatakan sudah membuat rencana untuk hidup setelah Rudi Garcia, yang diperkirakan tidak akan bersedia mengundurkan diri dari jabatannya, yang berarti pemutusan kontrak bersama atau pemecatan kemungkinan besar akan terjadi.
Rudi Garcia masih memegang jabatannya saat ini, namun menurut Fabrizio Romano, Napoli mengadakan pertemuan dengan Antonio Conte pada hari Rabu untuk mengukur minat pelatih asal Italia itu untuk menggantikan pemain Prancis tersebut.
Namun, Romano mengklaim bahwa diskusi tersebut “tidak positif”, dan tidak ada kesepakatan yang dicapai antara De Laurentiis dan Conte, yang tidak terburu-buru untuk kembali ke manajemen.
Pria berusia 54 tahun itu menganggur sejak keluar dari Tottenham Hotspur pada bulan Maret, setelah melancarkan serangan pedas terhadap timnya setelah mereka menyia-nyiakan keunggulan 3-1 saat bermain imbang 3-3 dengan Southampton.
Namun, Antonio Conte belum menemukan peluang yang bisa memikatnya, dan ia juga tampak secara terbuka mengesampingkan kepindahan ke Napoli melalui Instagram Story-nya, di mana ia menegaskan kembali bahwa ia ingin terus menghabiskan waktu bersama keluarganya setelah lama berpisah selama ia tinggal mengelola Tottenham Hotspur.
Artikel Terkait
Pep Guardiola Bawa Manchester City Treble, Ternyata Masih Ada 10 Pelatih Lagi dengan Trofi Tak Kalah Mentereng
Paris Saint-Germain Dekati Luis Enrique untuk Pekerjaan Sebagai Pelatih Kepala Les Parisiens
Jerman Pecat Pelatih Kepala Hansi Flick, Begini Peluang Julian Nagelsmann
Hansi Flick Dipecat Usai Alami Kekalahan Memalukan dari Jepang, ini Calon Pengganti Pelatih Timnas Jerman
Pelatih Timnas Inggris Kecam Kritikan Publik ke Harry Maguire, Usai Gol Bunuh Diri Kontra Skotlandia
Jadwal Pekan ke-2 Liga Champions 2023-2024, Sorotan Big Match Napoli vs Real Madrid
Tak Disiarkan di SCTV! Ini Link Live Streaming Napoli vs Real Madrid Matchday Kedua Liga Champions Malam ini
Jude Bellingham Tampil Sempurna saat Real Madrid Menang 3-2 atas Napoli