Ia merasa Lolly membutuhkan figur orang tua yang mampu mendukungnya secara emosional.
"Lolly sendiri yang meminta saya untuk mengadopsinya. Saya melihat dia butuh sosok orang tua yang bisa memahami dan mendampinginya," jelas Razman.
Selain itu, ia menegaskan bahwa prioritas utama setelah adopsi adalah melanjutkan pendidikan Lolly, yang sempat terganggu akibat konflik keluarga.
Sebagai informasi, pendidikan Lolly di Inggris terganggu akibat perselisihan dengan Nikita.
“Hal terpenting sekarang adalah memastikan masa depan Lolly hingga ia dewasa. Setelah itu, langkah berikutnya akan diputuskan berdasarkan kondisi hidupnya," tutur Razman.
Ia juga menyatakan bahwa Lolly akan menjadi tanggung jawabnya hingga usia 18 tahun.
Setelah itu, keputusan lebih lanjut akan disesuaikan dengan perkembangan psikologis dan kehidupan Lolly.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Rp 6 M Fiber Optik, Kadiskominfo Kalbar Berstatus Tersangka
Tanggapan Nikita Mirzani
Sementara itu, Nikita Mirzani merespons rencana Razman dengan sikap santai dan pasrah.
Ia bahkan mempersilakan siapa pun yang ingin mengadopsi Lolly.
"Ambil saja. Siapa yang mau ambil, silakan ambil," ujarnya saat diwawancarai media.
Namun, Nikita mengingatkan bahwa ia telah memberikan pendidikan terbaik untuk Lolly, termasuk menyekolahkannya di luar negeri.
Ia juga berharap siapa pun yang mengadopsi Lolly dapat memberikan fasilitas yang setara.