4 Pelajaran Hidup Raditya Dika saat Capai Usia 40 Tahun, Cara Bijak Menghindari Gosip hingga Keputusan Besar

photo author
- Kamis, 2 Januari 2025 | 18:10 WIB
Potret YouTuber Raditya Dika bersama istrinya, Anissa Aziza.  (Instagram @raditya_dika)
Potret YouTuber Raditya Dika bersama istrinya, Anissa Aziza. (Instagram @raditya_dika)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- YouTuber dan komedian terkenal Indonesia, Raditya Dika, baru-baru ini menarik perhatian publik dengan berbagi pelajaran hidup menjelang usia ke-40 tahun.

Dalam siniar YouTube terbarunya, Raditya Dika membagikan 40 pelajaran hidup sebagai bagian dari perayaan ulang tahunnya pada 28 Desember 2024.

Baca Juga: Diterjang Ombak Besar, Pemuda Pontianak Hilang di Sungai Landak saat Memasang Pukat

Di awal video tersebut, suami dari selebgram Anissa Aziza ini mengenang kekhawatirannya saat masih kecil.

"Masa kecil saya penuh dengan rasa ragu, apakah saya bisa menjadi sukses, bisa baik-baik saja," ungkapnya di kanal YouTube Raditya Dika yang tayang pada Rabu, 1 Desember 2024.

Raditya Dika juga mengungkap bahwa semasa kecil ia kerap dianggap aneh oleh teman-temannya karena sering membaca di perpustakaan, melamun, dan berkhayal sendirian.

"Dari kecil, saya dianggap aneh oleh teman-teman. Suka baca di perpustakaan, melamun, dan berkhayal," kenangnya.

Baca Juga: Fakta Harvey Moeis dan Sandra Dewi Jadi Peserta BPJS Kelas 3, Ini Penjelasan Lengkapnya

Dalam video tersebut, Raditya Dika membagikan sejumlah pelajaran hidup yang ia dapatkan dari karier dan kehidupan pribadinya. Inspirasi ini ia dapatkan dari konten YouTuber luar negeri yang berbagi pengalaman serupa di momen ulang tahun mereka. Berikut adalah beberapa pelajaran penting yang ia bagikan:

Baca Juga: Garuda Wajib Waspada Meski Australia Tak Diperkuat Harry Souttar, Waspada Taktik dan Mental Juara Socceroos

1. Menghindari Gosip

Raditya Dika menekankan pentingnya menghindari jebakan gosip dan fokus pada diri sendiri.

"Hindari terjebak dari gosip, dan fokus pada diri sendiri," katanya.

Ia mengingatkan bahwa merasa terlalu penting di mata orang lain hanya akan mengurangi kebahagiaan.

"Kita tidak sepenting yang dikira dalam hidup orang lain. Fokuslah pada kebahagiaan dan tujuan hidup," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X