mobil

Taiwan Mau Denda Foxconn Gara-Gara Investasi Tidak Sah Bikin Chip Mobil Listrik

Minggu, 18 Desember 2022 | 20:21 WIB
Foxconn, produsen teknologi (Sumber: South China Morning Post)

PONTIANAKGLOBE -- Ketegangan antara Taiwan dan China masih terus berlanjut, baru-baru ini menyasar di sektor teknologi.

Pemerintah Taiwan hendak memberikan sanksi denda kepada Foxconn, produsen elektronik atas investasi ilegalnya pabrikan chip di CHina.

Foxcoon juga pemasok Apple dan pembuat Iphone itu merupakan pemegang saham korporasi chip, Tsinghua Unigroup. Ini adalah Salah satu konglomerasi teknologi terbesar.

Akar masalah Taiwan mendenda Foxconn karena perusahaan itu menjual saham ekuitasnya ke Tsinghua Unigroup tanpa pengumuman sebelumnya. Selain itu, Pemerintah Taiwan menilai tidak ada kejelasan dari investasi tersebut.

"Sanksinya akan dikenakan sesuai undang-undang," kata pejabat di Kementerian Ekonomi Taiwan dilansir Nikkei Asia, Minggu (18 Desember 2022).

Adapun klarifikasi dari Foxconn menyebutkan pihaknya tidak perlu meminta persetujuan antara pemerintah Taiwan terkait investasinya ke Tsinghua Unigroup.

Begitu pula dari pihak Tsinghua Unigroup tidak memberikan komentar atas pernyataan Pemerintah Taiwan yang akan memberikan sanksi kepada Foxconn tersebut.

Foxconn diketahui ingin membuat chip mobil dalam upaya memperluas pasar kendaraan listrik. Perusahaan ini mengakuisisi sejumlah pabrik chip karena kekurangan chip untuk memproduksi mobil listrik dan elektonik.

Tags

Terkini