PONTIANAKGLOBE.COM -- Apakah mobil Anda jarang atau bahkan tidak pernah menjalani spooring?
Jika iya, maka Anda perlu menyadari ada kerugian yang mungkin Anda hadapi, dan kantong Anda bisa menjadi yang paling terkena dampak.
Mengapa? Karena mobil yang tidak pernah menjalani spooring akan membawa dampak negatif, terutama dalam hal penanganan atau handling mobil.
Ternyata, mobil perlu menjalani spooring setidaknya sekali dalam 6 bulan untuk memastikan sudut-sudut roda kembali dalam posisi yang benar.
Apabila Anda mengabaikan spooring untuk mobil Anda, maka sudut-sudut roda mobil Anda akan menjadi tidak teratur.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Bali Dukung Ganjar-Mahfud Pasca Insiden Baliho Dibegal saat Kunjungan Jokowi
Pasalnya, sudut-sudut roda mobil bisa dengan mudah berubah, bahkan hanya karena menghantam lubang di jalan, sudut roda tersebut bisa berubah.
Ada tiga sudut roda yang bisa diatur, yaitu sudut camber, sudut caster, dan sudut toe.
"Apabila sudut roda mobil tidak dalam posisi yang benar, maka saat mobil berjalan, terasa seperti roda mobil ditarik," kata Bowie dari toko ban BNT Pro Ban, Bintaro, Tangerang Selatan.
Baca Juga: Hyundai Motors Rilis Mobil Listrik Terjangkau, Meramaikan Pasar Otomotif Indonesia
Ketika roda "ditarik" secara terus-menerus, itu bisa menyebabkan ban mobil menjadi aus secara tidak merata atau lebih cepat terkikis.
Hal ini bisa disebabkan oleh sudut camber yang terlalu negatif, toe yang keluar atau masuk, atau caster yang sedikit negatif.
Selain membuat ban mobil cepat aus, ketidaklurusan sudut roda juga dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar mobil.