Menurutnya, Erick Thohir adalah menteri tak berguna yang tak pernah bisa menjadi Presiden.
“Apa kabar pak? Anda seharusnya bekerja daripada berkeliling melakukan hal-hal yang tidak penting. Percayalah, Anda tidak akan pernah menjadi Presiden, jangan buang waktu Anda, apakah Anda tidak peduli dengan harga Bahan Bakar saat ini?” ujarnya.
Kendati data pribadinya dibocorkan Bjorka, Erick Thohir tidak merasa keberatan akan ulah sang hacker.
"Tentu saya tidak marah karena itu merupakan data-data yang sekarang normal sebagai pejabat publik. Tetapi, tentu kita harus saling menghargai karena memang data-data itu ada yang tidak layak untuk dipublikasi," kata Erick Thohir.
5. Muchdi Purwopranjono
Pembocoran nama pejabat satu ini cukup menghebohkan publik, bagaimana tidak Bjorka menyeret nama Muchdi Purwopranjono sebagai sosok pembunuh aktivis HAM Indonesia Munir Said Thalib.
Dalam akun Twitter-nya, Bjorka melampirkan sebuat tautan berisi profil pembunuhan Munir serta kronologi kejadiannya.
Muchdi Purwopranjono, yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya Kala itu, masih menjabat Komandan Jenderal (Danjen) Pasukan Khusus Kopassus yang juga bagian dari tim mawar.
Muchdi Purwopranjono pada saat itu disebutkan Bjorka dalam kasus penculikan 13 aktivis mahasiswa pada era 1997 hingga 1998.
6. Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Pejabat negara lainnya yang data pribadinya dibocorkan adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Dalam pesannya, Bjorka menuliskan bahwa Cak Imin telah memanfaatkan dirinya untuk kampanye.
Buntut aksi pembobolan data tersebut, Cak Imin mengaku mendapatkan pesan WhatsApp dari ribuan orang.