daily-vibes

Gerai Kopdes Merah Putih di Pulau Buluh Tutup, Pemkot Batam Ungkap Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:05 WIB
Menyoroti ihwal tutupnya gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Pulau Buluh, Batam yang menuai sorotan di media sosial. (Instagram.com/@kilaskepri)

PONTIANAKGLOBE.COM, BATAM -- Jagat media sosial tengah ramai menyoroti Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Pulau Buluh, Kota Batam, yang dikabarkan berhenti beroperasi meski belum genap setahun sejak diresmikan.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad meresmikan Kopdes Merah Putih Pulau Buluh pada September 2025. Saat itu, gerai tersebut bahkan disebut sebagai salah satu Kopdes yang paling siap beroperasi di Kota Batam.

Baca Juga: DPR Fasilitasi Dialog Sekar Telkom, Streamlining Telkom Group Dipastikan Tak Berujung PHK

Berdasarkan penelusuran di lapangan, gerai tersebut menempati sebuah ruko milik warga dengan konstruksi berbahan kayu dan berukuran sekitar seperempat lapangan voli.

"Tutup karena dipakai rumah orang," ujar seorang warga, sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram @kilaskepri, Jumat (24/7/2026).

"Katanya harus punya gedung sendiri di tanah pemerintah," imbuhnya.

Lantas, apa penyebab Kopdes Merah Putih di Pulau Buluh berhenti beroperasi? Apakah karena terkendala modal?

Sudah Beroperasi Meski Gerai Belum Berdiri

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, menjelaskan bahwa sejak awal pemerintah telah memfasilitasi koperasi tersebut untuk menjalin kemitraan dalam penyediaan kebutuhan pokok hingga distribusi gas, meski gerai fisiknya saat itu belum dibangun.

"Awalnya walaupun gerainya belum jadi, mereka sudah mulai beroperasi," kata Salim, Jumat (24/7/2026).

"Waktu mulai itu kita fasilitasi kemitraan untuk penyediaan sembako maupun gas," lanjutnya.

Baca Juga: Viral Cekcok Pengemudi Alphard dan Satpam di Bundaran HI, Polisi Dalami Dugaan Korban Dipaksa Bersujud

Belum Ada Bantuan Permodalan

Menurut Salim, saat koperasi mulai beroperasi belum ada bantuan permodalan dari pemerintah maupun skema pembiayaan lainnya. Seluruh operasional koperasi masih mengandalkan simpanan pokok dan simpanan wajib para anggotanya.

"Belum ada bantuan dana. Mereka waktu itu hanya mengandalkan simpanan pokok dan simpanan wajib anggota," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini