Polisi Selidiki Kematian Kepala SPPG Pameungpeuk yang Ditemukan Meninggal di Bandung

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Senin, 13 Juli 2026 | 15:30 WIB
Menyoroti fakta di balik kasus kematian Kepala SPPG Pameungpeuk di area parkiran Mall Bandung.  ( Instagram.com/@terasnegeriku)
Menyoroti fakta di balik kasus kematian Kepala SPPG Pameungpeuk di area parkiran Mall Bandung. ( Instagram.com/@terasnegeriku)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANDUNG -- Kasus meninggalnya seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, menjadi perhatian publik setelah peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Korban, pria berusia 26 tahun, ditemukan meninggal dunia di area Kings Shopping Centre, Kota Bandung, pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Baca Juga: Pernah Bantah Terkait Blackout Sumatera, Kini Febrie Adriansyah Ditetapkan sebagai Tersangka

Kapolsek Regol, Kompol Megawati Triyani, membenarkan pihaknya menerima laporan dari petugas keamanan pusat perbelanjaan sekitar pukul 06.30 WIB.

"Pada hari Minggu pukul 06.30 WIB kami menerima laporan dari teknisi dan satpam bahwa ada kejadian tersebut," ujar Megawati, Senin (13/7/2026).

Usai menerima laporan, personel Polsek Regol bersama Tim Inafis Polrestabes Bandung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Sehingga dari piket dan gabungan Inafis turun ke lapangan dan melakukan olah TKP," lanjutnya.

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya telepon genggam, sandal, kartu tanda penduduk (KTP), serta sebuah surat tulisan tangan yang diduga dibuat oleh korban.

Menurut Megawati, surat tersebut berisi pesan yang ditujukan kepada pihak keluarga dan kini menjadi bagian dari barang bukti yang sedang didalami penyidik.

"Jadi ada barang yang diamankan, handphone, sandal, KTP, dan satu surat tulis tangan permohonan maaf kepada pihak keluarga," katanya.

Baca Juga: PWI Kalbar Perkuat Soliditas Pengurus, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Seiring mencuatnya kasus tersebut, di media sosial beredar berbagai informasi, termasuk dugaan isi surat yang dikaitkan dengan kondisi psikologis maupun pekerjaan korban.

Namun, hingga saat ini kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai keterkaitan surat tersebut dengan penyebab meninggalnya korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X