Pernah Bantah Terkait Blackout Sumatera, Kini Febrie Adriansyah Ditetapkan sebagai Tersangka

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Senin, 13 Juli 2026 | 13:30 WIB
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sempat membantah terkait dengan blackout Sumatera. (Dok. Kejaksaan Agung RI)
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sempat membantah terkait dengan blackout Sumatera. (Dok. Kejaksaan Agung RI)

"Jadi, untuk blackout lebih baik kita tunggu saja rekan-rekan penyidik nanti mengungkap dan sebaiknya ditanya ke sana ya, rekan-rekan Metro," ucapnya.

Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mengungkap adanya dugaan korupsi dalam pasokan batu bara yang diduga menjadi salah satu penyebab blackout di Sumatera.

Direktur Penindakan Kortastipidkor Polri, Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo, menyebut penyidik menemukan sejumlah dugaan penyimpangan dalam proses penyelidikan.

"Modus yang kami temukan dalam proses penyelidikan di antaranya terkait adanya dugaan manipulasi dokumen kualitas batu bara yang dikirimkan atau dipasok," ujarnya kepada awak media, 6 Juli 2026.

Selain itu, penyidik juga menduga terjadi manipulasi kuantitas batu bara yang dipasok ke PLTU sehingga pembayaran dalam kontrak tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya.

"(Diduga) ada manipulasi kuantitas batu bara yang dipasok ke PLTU, serta dugaan penyimpangan yang mengakibatkan pembayaran atau harga kontrak tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya," tambahnya.

Akibat dugaan penyimpangan tersebut, penyidik memperkirakan kerugian negara mencapai sekitar Rp5 triliun. Meski demikian, nilai kerugian pasti masih menunggu hasil audit dan investigasi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X