Si Unyil merupakan serial televisi yang dahulu sering tayang di televisi nasional.
Karakteristik puppet show yang dipakai Si Unyil ini disukai anak-anak pada saat itu karena sering memberikan pengetahuan menarik dan menanamkan nilai-nilai sosial.
Terutama, mengenai hal-hal yang jarang diketahui anak-anak saat itu.
Serta, memberikan tayangan yang tidak hanya menjadi edukasi tapi juga menghibur.
Si Unyil awalnya tayang di TVRI sejak 1981 hingga 1993.
Setelah itu, serial ini tayang di RCTI pada 2002 hingga 2003.
Eksistensi Si Unyil pun masih bertahan sampai sekarang di jaringan Trans 7.
Mulai dari 2007 sampai sekarang tokoh-tokohnya masih ditayangkan meski dalam format acara yang berbeda.
Banyak karakter dari serial tersebut disukai oleh anak-anak. Misalnya, Si Unyil, Usro, Melani, Pak Raden, hingga Pak Ogah.
Adapun nama Pak Ogah juga tidak asing di telinga banyak orang.
Sebab, namanya tersebut juga diambil dari bahasa gaul.
Pak Ogah sendiri dikenal sebagai karakter pemalas.
Sesuai dengan namanya, ia seringkali melakukan sesuatu secara ogah-ogahan.
Bahkan, sosoknya lebih suka diam di pos ronda daripada mencari pekerjaan.
Abdul Hamid menceritakan istilah yang selama ini disandangnya dengan kalimat ‘Cepek dulu dong’.