PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Mantan anggota One Direction, Liam Payne, dikabarkan mengalami krisis sebelum meninggal dunia pada Rabu, 16 Oktober 2025 di Buenos Aires, Argentina.
Sumber yang mengenal Payne mengungkapkan bahwa ia telah melalui masa-masa sulit di tahun-tahun terakhir hidupnya.
Baca Juga: Refleksi 34 Tahun WALHI Kalbar, Perjalanan dan Tantangan Gerakan Lingkungan Hidup
"Liam sudah lama mengalami siklus perilaku yang merusak," ungkap sumber tersebut kepada Page Six. Meskipun ia terbuka tentang perjuangannya, terkadang Payne mencoba meremehkan kondisinya.
Payne meninggal setelah jatuh dari balkon lantai tiga di sebuah hotel di Buenos Aires.
Polisi setempat masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Baca Juga: Banjir Besar di Desa Sosok Sanggau, Sebabkan Akses Transportasi ke 5 Kabupaten di Kalbar Terputus
Laporan awal menyebutkan Payne berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan saat kejadian.
Liam Payne dikenal sebagai salah satu personel One Direction yang terbentuk dari ajang The X Factor pada 2008.
Baca Juga: BSSN Sebut Serangan Siber Dapat Memecah Belah Bangsa
Bersama Harry Styles, Zayn Malik, Niall Horan, dan Louis Tomlinson, Payne menjadi bagian dari boyband global yang merilis empat album studio sebelum hiatus pada 2016.
Setelahnya, Payne sempat fokus pada karier solo. ***