Meskipun grup ini tidak bertahan lama, pertemuan Chris Martin dengan Phil Harvey, yang saat ini menjadi manajer Coldplay, terjadi selama periode tersebut.
Setelah itu, Chris Martin melanjutkan studinya di University College London dengan mengambil jurusan Studi Dunia Kuno, bahasa Yunani, dan Latin.
Selama masa orientasi mahasiswa, ia bertemu dengan Jonny Buckland, yang kemudian menjadi gitaris utama Coldplay.
Baca Juga: Hak Istri dalam Perceraian, Pelajaran dari Kasus Lulu Tobing
Perjalanan karier musik Chris Martin dimulai ketika ia dan Jonny Buckland bertemu pada tahun 1996 dan mulai menulis lagu bersama pada awal 1997.
Mereka kemudian bertemu dengan Guy Berryman, pemain bass Coldplay, dan drummer Will Champion.
Setelah beberapa kali mengganti nama, mereka memutuskan untuk menamai band mereka Coldplay.
Coldplay merilis debut album mereka, "Parachutes," pada tahun 2000, yang sangat sukses secara internasional.
Album ini memuat lagu hits seperti "Yellow" yang mendapatkan nominasi Grammy Award pertama bagi mereka.
Selain sukses dalam bermusik, Chris Martin juga terlibat dalam berbagai proyek kolaborasi dengan artis lain, seperti kolaborasinya dengan Jay Z pada album "Kingdom Come."
Hingga saat ini, Coldplay telah merilis sembilan album studio, termasuk yang terbaru, "Music of the Spheres."
Baca Juga: Samsung Galaxy S24 Series Siap Dirilis, Berikut Rincian Spesifikasinya
Dalam album terbarunya, Chris Martin berkolaborasi dengan grup musik Korea BTS dalam lagu "My Universe" dan dengan penyanyi Selena Gomez dalam lagu "Let Somebody Go."
Chris Martin juga memiliki keterlibatan dalam dunia sosial dan amal, seperti kampanye Make Trade Fair Oxfam dan partisipasinya dalam konser amal untuk kebakaran hutan dan banjir di Australia.