PONTIANAKGLOBE.COM -- Rahmania Astrini menghadapi kontroversi ketika dia mengumumkan bahwa dia akan menjadi pembuka dalam konser Coldplay yang akan berlangsung pada November 2023.
Pengumuman ini memicu beragam reaksi di media sosial, dengan sebagian netizen yang meragukan popularitasnya dan menilainya kurang dikenal.
Baca Juga: Penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) dan Informasi Penting yang Perlu Diketahui
Namun, Rahmania Astrini merespons hujatan tersebut dengan tenang.
Dia tidak terlalu memikirkan komentar negatif dari netizen yang sebagian besar tidak mengenalnya.
Sebaliknya, dia melihat kesempatan ini sebagai cara untuk lebih dekat dengan penggemar Coldplay dan orang-orang yang belum mengenalnya.
Baca Juga: Kemenkes RI Lapor ke WHO Pasca Kasus Cacar Monyet Kembali Meningkat di Indonesia
Dia berharap bahwa penampilannya sebagai pembuka konser Coldplay akan membantu meningkatkan ketenarannya dan membuat lebih banyak orang menyukainya.
Rahmania Astrini mengakui bahwa dia ingin mengenali netizen yang meragukan dirinya dan berharap dapat memperkenalkan diri lebih baik kepada mereka.
Baca Juga: Tok! DPP PDI Perjuangan Pecat Putra Sulung Jokowi Gibran Rakabuming
Meskipun dia menyadari hujatan yang dia terima, dia tetap optimis dan berusaha yang terbaik dalam persiapannya untuk konser Coldplay.
Rahmania Astrini juga menjelaskan bahwa dia telah berlatih dengan tim dan bandnya untuk penampilan ini, meskipun dia belum merinci lagu-lagu yang akan dia bawakan.
Baca Juga: Sobat Globe Ada Lho Pemicu Stroke yang Tidak Disadari, Hati-hati bagi yang Sering Begadang
Dia berencana untuk membuat penampilannya sebagai pembuka konser menjadi kejutan dengan aransemen yang berbeda dari lagu-lagu miliknya.
Baca Juga: Profil dan Biodata Ira Noviarti, Mantan Presiden Direktur PT Unilever Indonesia