PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sidang pertama perceraian antara musisi Anji Manji dan Wina Natalia digelar pada Kamis, 6 Juni 2024.
Setelah sidang, Anji menyatakan bahwa mediasi berjalan dengan lancar.
"Mediasi berjalan baik, kita berbicara dengan tenang, dan mediator juga menjelaskan semuanya dengan baik," kata Anji, seperti dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
Anji mengungkapkan bahwa alasan perceraian tidak akan dibahas secara rinci oleh kedua belah pihak.
Namun, dia dan Wina telah sepakat untuk berpisah secara damai.
"Kami sudah sepakat untuk tidak membicarakan alasannya. Yang jelas, kita sudah bersepakat untuk melakukan ini dengan damai," ujarnya.
Wina menambahkan bahwa keputusan untuk bercerai telah dipikirkan secara matang tanpa emosi, mengingat masalah rumah tangga mereka telah lama muncul.
"Keputusan ini bukan secara emosi. Kalau ini terjadi beberapa tahun yang lalu, mungkin saya melihat mukanya juga tidak mau. Jadi kita mengambil keputusan ini sudah sama-sama tenang," katanya.
Wina dan Anji sepakat bahwa perceraian ini adalah solusi terbaik setelah melalui banyak diskusi, termasuk dengan keluarga dan anak-anak mereka.
Menurut Anji, rumah tangga mereka telah menghadapi masalah selama tiga tahun terakhir.
"Ya, sudah tiga tahun lebih," tuturnya.
Sebelumnya, Anji dan Wina telah berdiskusi dengan keluarga dan anak-anak mereka tentang keputusan ini.
Artikel Terkait
Niat Manajer Juliette Angela Ermestine Klarifikasi Isu Selingkuh dengan Anji Ditolak Pihak Sexy Goath, Ternyata Begini Alasannya
Isu Perselingkuhan Anji dan Juliette? Kakak Anji Akui Jlo Belum Dapat Izin dari Suami Gabung ke Manajemennya
Anji Kesal, Isu Perselingkuhan dengan Celine Evangelista dan Juliette Angela Menghalangi Promosi Karya Baru, Segini Kerugian yang Dialami
Isu Perselingkuhan Anji dan Juliette Angela: Erie Prasetyo Ungkap Fakta Izin Manajemen
Kakak Anji Ungkap Hubungan Sebenarnya antara Anji dan Juliette Angela, Ternyata Sikap Istri Sexy Goath yang Bikin Kepincut
Anji Bantah Isu Perselingkuhan dengan Juliette Angela Sebagai Setingan: Fokus pada Karya Kolaborasi