Diusung oleh Gal Gadot, Pemutaran Film Bearing Witness to the October 7th Massacre Sepi Penonton

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 28 November 2023 | 08:02 WIB
Penampilan Gal Gadot sebagai Wonder Womann. (Sumber: Instagram Gal Gadot)
Penampilan Gal Gadot sebagai Wonder Womann. (Sumber: Instagram Gal Gadot)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Rencana aktris Gal Gadot untuk memutar film dokumenter Bearing Witness to the October 7th Massacre, yang membahas serangan Hamas terhadap Israel, berakhir dengan kegagalan.

Baca Juga: Aaliyah Massaid Tampil Simpel Namun Tetap Lebih Berkelas

Tidak ada undangan yang hadir dalam acara tersebut, termasuk Gal Gadot sendiri.

Bahkan, pemutaran film tersebut, didukung oleh Komite Yahudi Amerika dan Liga Anti-Pencemaran Nama Baik, berlangsung sepi pengunjung.

Baca Juga: Profil Dakota Johnson, Ini 3 Fakta Menarik Pemeran Utama Film Terbaru Spide Man Series 'Madame Web'

Guy Nattiv, sutradara film ini, menyatakan pentingnya film tersebut dalam mengungkap kebenaran.

Namun, kenyataannya menunjukkan bahwa pemutaran film ini tidak mencapai ekspektasi, dengan kursi-kursi yang kosong dan kehadiran selebritas yang minim.

Baca Juga: Rinoa Aurora Melaporkan Dua Kejadian Penganiayaan Leon Dozan. Anak Betharia Sonata dan Willy Dozan Itu Sering Teriak-teriak saat Diajak Putus

Setelah kegagalan pemutaran film, seruan boikot terhadap Gal Gadot mulai bergaung di media sosial.

Aktris yang vokal mendukung Israel ini mendapat sorotan tajam dari netizen yang menilai sikapnya.

"Gal Gadot seharusnya kembali ke Israel dan bergabung kembali dengan tentara," ujar salah seorang netizen. Komentar-komentar lain menyoroti ketidaksetujuan terhadap dukungan Gal Gadot terhadap negaranya.

Baca Juga: Konflik Keluarga: Nikita Mirzani Berencana Mengeluarkan Nama Lolly dari Kartu Keluarga

Beberapa netizen juga menyerukan boikot terhadap film-film Gal Gadot sebagai bentuk protes terhadap pandangannya.

Baca Juga: Raffi Ahmad Tantang Ariel NOAH dalam Duel Tinju, Nagita Slavina Panik hingga Melarang

"Orang-orang harus menyadari kebenaran dan tidak mendukung genosida. Ini bukan tentang keyakinan atau etnis, melainkan kemanusiaan. Saya senang melihat orang-orang mulai berpikir dan memahami apa yang sedang terjadi!" tulis seorang netizen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X