Yoo Ah In Disebut Menggunakan Nama Ayah dan Kakaknya untuk Dapatkan Obat Tidur, Terancam Kehilangan Pekerjaan

photo author
Tim Pontianak Globe 03, Pontianak Globe
- Jumat, 3 November 2023 | 13:22 WIB
Yoo Ah In -Busurnusa.com
Yoo Ah In -Busurnusa.com

PONTIANAKGLOBE.COM, GANGNAM, KOREA SELATAN -- Yoo Ah In menghadapi tuduhan serius atas penggunaan obat tidur yang didapatkan secara ilegal melalui identitas orang lain, termasuk ayah dan saudara perempuannya.

Aktor yang terkenal melalui film Veteran ini dituduh memperoleh sebanyak 1.150 obat tidur secara ilegal melalui 44 transaksi terpisah dengan menggunakan nama orang lain.

Baca Juga: Promo Tiket AirAsia Rp 0 untuk Rute Internasional, Termasuk Jakarta-Singapura

Laporan ini berdasarkan informasi yang diungkap oleh anggota Komite Kehakiman Majelis Nasional melalui media The Fact.

Dalam dakwaan yang disampaikan, terungkap bahwa Yoo Ah In telah kecanduan obat tidur dan bahkan menggunakan identitas anggota keluarganya, termasuk ayah dan saudara perempuannya, untuk melakukan pembelian obat tidur tersebut.

Antara tahun 2020 hingga 2023, Yoo Ah In mengungkapkan informasi ini kepada seorang teman dekatnya, seorang CEO dari merek fesyen yang bernama Park.

Baca Juga: Dongkrak Wisatawan Tahun 2024, AirAsia Hadirkan Kursi GRATIS* dan Tawarkan Terbang Hemat Rute Internasional

Yoo Ah In mengaku meminta Park untuk berpura-pura menjadi saudara perempuannya dengan menggunakan nomor identifikasi yang ia dapatkan dari saudara perempuannya.

Dengan bantuan Park, ia berhasil mendapatkan obat tidur tersebut.

Pada tahun yang sama, ia juga meminta resep obat tidur kepada seorang dokter dengan menggunakan nomor identifikasi ayahnya.

Yoo Ah In mengklaim akan memberikan obat tidur tersebut kepada ayahnya.

Baca Juga: Econique Perhutani Alam Wisata Pengelola Wisata Ranca Upas Minta Maaf Edelweis Hancur

Melalui cara ini, Yoo Ah In berhasil memperoleh sekitar 1.010 obat tidur secara ilegal antara Juli 2021 dan Agustus 2022.

Beberapa obat yang diakses secara ilegal termasuk propofol, midazolam, ketamin, remimazolam, dan obat tidur Stilnox yang mengandung zolpidem, yang biasanya diresepkan dengan jarak waktu maksimal empat minggu karena potensi kecanduannya.

Selain penggunaan obat-obatan, pihak kejaksaan juga mencurigai Yoo Ah In merusak barang bukti dengan menginstruksikan keluarga dan teman-teman yang terlibat untuk menghapus konten yang berpotensi membuktikan penggunaan obat-obatannya dari ponsel mereka ketika berita tentang kebiasaan narkobanya terungkap.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: The Fact

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X