PONTIANAKGLOBE.COM, Landak | Lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo kembali menunjukkan capaian akademik dengan tampil sebagai pemakalah dalam forum internasional Undergraduate Conference on Language, Literature, and Culture (UNCLLE) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Dian Nuswantoro di Semarang.
Konferensi UNCLLE merupakan ajang ilmiah tingkat internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh 32 pemakalah terpilih dari berbagai institusi, sehingga menciptakan ruang akademik yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga kolaboratif bagi mahasiswa untuk mempresentasikan gagasan ilmiah mereka.
Adapun lima mahasiswa yang mewakili Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo yakni Oktavia Linsi, Claudia Cindy Vatikan, Mutiara Vika Law, Claudia Dwitika, dan Florentina Melin.
Dalam forum tersebut, mereka mengangkat berbagai tema yang aktual dan kontekstual, seperti pendekatan deep learning dalam pendidikan, penguatan budaya dan kearifan lokal, serta apresiasi terhadap karya puisi.
Tema-tema ini mencerminkan upaya mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga mengintegrasikan nilai budaya dan inovasi pedagogis.
Keberhasilan partisipasi ini tidak lepas dari pendampingan intensif para dosen, yaitu Dr. Antonius Setyawa Sugeng Nur Agung, M.Hum., Dr. Monika Widyastuti Surtikanti, M.Pd., dan Efrika Siboro, M.Pd., yang membimbing mahasiswa sejak tahap penyusunan hingga presentasi karya ilmiah.
Salah satu peserta, Oktavia Linsi, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam konferensi ini menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga.
Ia menilai bahwa forum tersebut tidak hanya melatih kemampuan presentasi, tetapi juga memperluas wawasan mengenai beragam perspektif dalam kajian bahasa dan budaya dari mahasiswa berbagai daerah. Pengalaman tersebut juga mendorongnya untuk terus mengembangkan penelitian yang relevan dengan konteks lokal.
Apresiasi turut disampaikan oleh Efrika Siboro, M.Pd., selaku pembina English Student Association. Ia menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam forum ilmiah seperti UNCLLE merupakan bagian penting dalam membangun budaya akademik yang kuat.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang presentasi, melainkan proses pembelajaran yang melibatkan kolaborasi serta keberanian menyampaikan gagasan di ruang ilmiah.
Dukungan juga datang dari Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Yunika Upa, M.Pd., yang menyatakan kebanggaannya atas capaian mahasiswa. Ia menilai keikutsertaan dalam konferensi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu bersaing secara akademik sekaligus menghadirkan isu-isu pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Selain partisipasi aktif, prestasi membanggakan juga diraih oleh Claudia Dwitika yang berhasil meraih penghargaan Best Presenter dalam ajang tersebut. Pencapaian ini semakin menegaskan kualitas akademik mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dalam berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Keterlibatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo dalam mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu bahasa, sastra, dan budaya.