PONTIANAKGLOBE -- Korea Selatan menginvestasikan dananya membangun pusat layanan (service center) kendaraan listrik yang bertempat di Balai Besar dan Survei Pengujian (BBSP) Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (KEBTKE).
Wakil Menteri Satu Kementerian Perdagangan, Perindustrian dan Energi (MOTIE) Korsel, Young Jin Jang mengatakan pusat layanan itu upaya Korsel mendukung penuh peningkatan daya saing industri kendaraan listrik.
"Pusat Kerja Sama yang kita lihat hari ini akan membuka lembaran baru dalam kerja sama industri E-mobility ke depan. Para insinyur dan mahasiswa akan dipertemukan di Pusat Kerja Sama ini untuk melakukan riset tentang teknologi E-mobility," kata Yong Jin Jan dikutip Pontianak Globe, Rabu (17 Mei 2023).
Dilansir dari laman Kementerian ESDM, kerjasama Indonesia dan Korsel itu kelanjutan dari Record of Discussion (RoD) Installation of Solar Charged E-Vehicle System in Indonesia yang telah disepakati kedua belah pihak pada 2 November 2022 lalu.
Direktur Jenderal KTBTKE Dadan Kusdiana mengatakan ground breaking itu merupakan tindak lanjut kesepakatan kerja sama Indonesia-Korea, yang menjadi titik awal Proyek Installation of Solar Charged E-Vehicle System, yang terdiri dari tiga fasilitas utama yaitu pusat layanan kendaraan listrik, bengkel konversi sepeda motor dan stasiun pengisian kendaraan listrik.
Pusat layanan itu, kata Dadan Kusdiana, menjadi role model sarana pelatihan bagi bengkel-bengkel kendaraan konvensional di Indonesia agar dapat beradaptasi untuk melayani kebutuhan kendaraan listrik yang dimiliki masyarakat.
"Di samping itu, akan dibangun juga beberapa stasiun pengisian kendaraan listrik umum bertenaga surya sebagai langkah nyata komitmen mempercepat transisi energi," kata Dadan Kusdiana.